Aku...
Halo, namaku Dennis. Aku akan bercerita sedikit mengenai diriku agar kalian bisa mengenalku walau belum bertemu secara langsung.
Aku adalah anak laki-laki berumur hampir 13 tahun. Saat ini bersekolah di SMP Labschool Kebayoran.
Dari lahir aku telah tinggal di Jakarta. Orangtuaku berasal dari Bali dan Kalimantan Selatan. Aku anak tunggal, walaupun sebelumnya memiliki kakak, tetapi dia sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Karena itu sebagai anak kedua aku dinamai Made sebagai nama depanku.
Aku sebenarnya menikmati hari-hariku di SMP, tapi seringkali aku merasa kewalahan dengan tugas-tugas dan kegiatan-kegiatan sekolah serta les-les yang kuikuti. Rasanya serba salah, aku ingin ikut kegiatan-kegiatan tapi jadinya waktu luang dan waktu bermainku berkurang. Hal itu terkadang membuatku kesal.
Orangtuaku tidak memaksaku untuk ikut macam-macam kegiatan. Tapi memang ada kegiatan yang harus aku ikuti seperti Taekwondo dan tentu saja mengerjakan semua tugas tepat waktu.
Aku memiliki hobi menonton kartun, menyanyi, menggambar dan main game. Semua rasanya jadi berkurang waktunya karena banyaknya tugas sekolah. Tapi aku harus tetap berusaha untuk mengerjakan semua dengan baik. Oiya, belum lagi waktunya untuk belajar kalau ada ulangan dan ujian.
Selama pandemi ini yang cukup membantu adalah belajar daring. Karena les-les pun daring, jadinya aku masih ada waktu istirahat karena aku tidak perlu waktu untuk pergi dan pulang dari sekolah dan tempat les.
Sekarang aku mau bercerita tentang anjingku, karena sejak pandemi waktu bersama dia jadi lebih banyak. Anjingku bernama Carrot. Carrot seekor anjing jenis Toy Poodle. Umurnya sekarang 3.5 tahun. Dia lucu sekali. Walaupun begitu kadang dia cukup menjengkelkan karena sering kali tidak menurut kepadaku. Dia sepertinya menganggapku saudaranya, bukan pemiliknya.
Apalagi ya yang bisa kuceritakan? Oiya, kakek nenekku dari mama juga tinggal di Jakarta. Kami bertemu setiap dua minggu sekali. Sejak pandemi jadi lebih jarang ketemu. Kalau kakek nenekku dari papa tinggal di Bali. Sejak pandemi mereka belum pernah ke Jakarta lagi karena sangat berisiko.
Comments
Post a Comment